Dua Resiko Portofolio Investasi

0
403

Bila seorang individu maupun perusahaan melakukan investasi maka akan dihadapkan pada resiko. Untuk mengurangi resiko biasanya investor melakukan diversifikasi saham atau membuat portofolio aset.

Dalam konteks portofolio risiko dibedakan menjadi dua, yaitu:

  1. Resiko sistematis (systematic risk)
  2. Resiko tidak sistematis (unsystematic risk)

Resiko sistematis (systematic risk) merupakan resiko yang tidak dapat dihilangkan dengan melakukan diversifikasi, karena fluktuasi resiko ini dipengaruhi oleh faktor-faktor makro yang dapat mempengaruhi pasar secara keseluruhan.

Misalnya adanya perubahan tingkat suku bunga, kurs valas, kebijakan pemerintah. Sehingga sifatnya umum dan berlaku bagi semua saham dalam bursa saham yang bersangkutan. Resiko ini juga disebut undiversifiable risk.

Risiko tidak sistematis (unsystematic risk) merupakan resiko yang dapat dihilangkan dengan melakukan diversifikasi, karena resiko ini hanya ada dalam satu perusahaan atau industri tertentu.

Fluktusi resiko ini besarnya berbeda-beda antara satu saham dengan saham lainnya. Karena perbedaan itulah maka masing-masing saham memiliki tingkat sensitifitas yang berbeda terhadap setiap perubahan pasar.

Misalnya struktur modal, struktur assets, tingkat likuiditas, tingkat keuntungan. Resiko ini juga disebut diversifiable risk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here