Selama banteng-banteng Indonesia masih mempoenjai darah merah jang dapat membikin setjarik kain poetih mendjadi merah & putih,
maka selama itoe tidak akan kita maoe menjerah kepada siapapoen djuga!
(Bung Tomo 10 Nopember 1945)
Worskhop Technopreneur dengan tema “Tantangan Technopreneur di Era Millenial” yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember atau ITS Surabaya, Komunitas Mahanugra dan Bursa UKM Santara pada hari Sabtu 09 Maret 2019 dihadiri secara antusias oleh sekitar 2000 orang yang terdiri dari kalangan Akademisi, Mahasiswa, Praktisi Teknologi Informasi dan Para Pelaku Bisnis UKM
Hadir sebagai Pembicara Kuliah Tamu Technopreneur yaitu Mardigu Wowiek Prasantyo seorang Mentor Bisnis Para Pelaku UKM, Pemilik 32 Perusahaan yang juga Founder Bursa UKM Santara dan turut hadir sebagai pembicara Kuliah Tamu yaitu Etsa Rahma Devi seorang Pengusaha Kreatif, Founder Bandung Science Centre yang juga Ketua IPEMI Divisi UMKM Provinsi Jawa Barat
Workshop Technopreneur ini membahas tantangan-tantangan yang dihadapi oleh technopreneur di Era Millenial atau Era Digital saat ini dan pentingnya edukasi dan pelatihan Technopreneur dan Enterprenurship untuk bekal para generasi millenial saat ini dalam menghadapi revolusi industri 4.0 dan perkembangan teknologi yang sangat pesat
Dalam acara ini juga terjadi sebuah momen bersejarah yaitu penandatanganan MOU Kerjasama atau Nota Kesepahaman antara Kampus ITS yang di wakili oleh Rektor ITS Prof. Ir Joni Hermana M.Sc.ES, Ph.D dan Bursa UKM Santara yang diwakili oleh Mardigu Wowiek Prasantyo dalam Kerjasama di Bidang Akademik Khususnya Pendidikan Entrepreneur
Beberapa poin penting dalam MOU Kerjasama atau Nota Kesepahaman antara ITS dan Santara antara lain adalah:
1. Kerjasama akademik dalam kegiatan kuliah tamu, mentoring, coaching dan magang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan kewirausahaan di ITS
2. Kerjasama untuk membangun grup entrepreneur mahasiswa di ITS dan Indonesia sebagai agen kebangkitan ekonomi rakyat di Indonesia
3. Kerjasama dalam menginisiasi hasil penelitian mahasiswa menjadi produk entrepreneur yang dapat diterima masyarakat dan pasar, khususnya penelitian ilmu pengetahuan terutama teknologi bidang kelautan, lingkungan dan permukiman, energi, serta teknologi informasi dan komunikasi yang berwawasan lingkungan
ITS Surabaya sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi Negeri di Indonesia memiliki sejarah yang luar biasa sejak era awal kemerdekaan dalam mendidik dan menghasilkan banyak lulusan terbaik yang berperan penting dalam membangun Indonesia. Saat ini ITS memiliki visi, misi dan target untuk menjadi Enterprenurial University pada tahun 2035
Perbedaan antara Entrepreneurial University dan Entrepreneur University. Jika Entrepreneur University, perguruan tinggi hanya mencetak para pengusaha melalui proses pendidikan yang ada di dalamnya. Namun yang ingin dicapai ITS adalah Entrepreneurial University, di mana kampus akan menghasilkan lulusan dalam berbagai bidang disiplin ilmu yang memiliki jiwa entrepreneur
Santara sebagai Platform Urun Dana atau Pasar Modal UKM pertama di Indonesia selain sebagai teknologi pendanaan kreatif dengan konsep investasi dan bagi hasil juga memiliki misi, cita-cita dan komitmen untuk mempercepat pertumbuhan dan kemajuan UKM di indonesia melalui pengembangan teknologi Pasar Modal UKM, workshop, pelatihan dan edukasi enterpreneurship yang masif dan berkesinambungan
Tentunya dengan adanya Kerjasama Bidang Akademik antara Kampus Perjuangan ITS Surabaya dan Bursa UKM Santara diharapkan mampu menumbuhkan pahlawan ekonomi dan generasi-generasi penerus bangsa yang bisa menjadi technopreneur dan entreprenur tangguh, inovatif dan kreatif yang dapat menghasilkan produk-produk yang diterima di market global untuk bisa bersaing dengan produk-produk negara lain sehingga dapat mempercepat kebangkitan ekonomi Indonesia





