Kejutan Kartini Indonesia Dalam Dunia Investasi

0
578

Investasi saham dan pasar modal mungkin dahulu hal yang tabu bagi masyarakat Indonesia dan dahulu dunia investasi cenderung di dominasi oleh laki-laki sebagai investor dan pelaku investasi, tapi seiring perkembangan zaman dan teknologi masyarakat saat ini sudah mulai memahami jenis-jenis investasi dan berbagai resiko, fakta mengejutkan adalah bahwa peran para Kartini Indonesia dalam dunia investasi saat ini semakin nyata dan bertumbuh

Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat dalam empat tahun terakhir, pertumbuhan jumlah investor perempuan mencapai 965 persen. Sementara dalam periode serupa, pertumbuhan jumlah investor laki-laki hanya 71 persen menjadi 629.115 investor.

Saat ini, total investor perempuan di pasar modal mencapai sekitar 476.772 orang.

beberapa tahun lalu, persentase investor laki-laki dan perempuan di pasar modal sebesar 70%:30%. Namun, kini, porsinya justru bergeser menjadi 43%:57%.

Peran Kartini Indonesia selain sebagai pengelola keuangan keluarga ternyata memiliki potensi besar sebagai investor yang cerdas dan sukses

Banyak studi dan riset menunjukkan bahwa sesungguhnya perempuan lebih pintar dalam berinvestasi ketimbang laki-laki. “Hal ini didukung oleh beberapa sifat alamiah yang dimiliki oleh perempuan when it comes to investment, seperti sifat keibuan dan kesabaran yang ternyata memberikan pengaruh terhadap perilaku investasi perempuan

Beberapa studi karakter investasi para Kartini Indonesia yang memberi dampak positif terhadap hasil investasi mereka adalah:

1. Memiliki kesabaran untuk hasil yang lebih besar

Tingkat frekuensi investor perempuan melakukan trading pada instrumen investasi lebih sedikit daripada investor laki-laki. Hal ini dikarenakan investor laki-laki umumnya memiliki kepercayaan diri berlebihan terhadap kemampuan mereka menganalisa investasi.

Semakin percaya diri seorang investor, semakin banyak frekuensi trading yang mungkin dilakukan. Hal itu kemudian berimbas pada biaya dan imbal hasil dari instrumen investasi yang digunakan.

Laki-laki cenderung memperdagangkan 50 persen lebih banyak dari investor perempuan. Sementara perempuan dapat menyikapi hal ini dengan lebih tenang dan cenderung memilih bertahan untuk menghindari risiko yang lebih besar.

2. Konservatif dan Disiplin

Investor perempuan lebih konservatif dan disiplin menjalankan rencana investasi, Studi dari platform Betterment juga mendukung hal ini.

Dalam studi itu diketahui investor laki-laki terbukti jauh lebih sering melakukan perubahan alokasi investasi daripada investor perempuan.

Dalam hal ini, perempuan akan bersifat lebih konservatif karena berorientasi pada investasi jangka panjang.

3. Terus belajar dan terbuka menerima saran

Investor perempuan lebih terbuka dan mau untuk belajar dan meminta saran dari pihak-pihak yang dianggap lebih mengetahui tentang investasi dibanding investor laki-laki.

Sebagian besar perempuan pada awalnya mempersepsikan diri tidak bisa atau tidak siap untuk melakukan perencanaan investasi.

Namun sebenarnya hal ini menjadi kekuatan tersendiri bagi perempuan untuk terus belajar dan mengelola keuangannya sendiri.

Tentunya meroketnya jumlah investor dari para kartini Indonesia menjadi hal menggembirakan bagi dunia investasi di Indonesia, dan Equity Crowdfunding sebagai instrumen investasi baru di era digital diperkirakan akan terus tumbuh seiring pesatnya perkembangan dan pertumbuhan jumlah investor di Indonesia

Dengan berinvestasi pada saham-saham UKM unggulan di Santara, tentunya selain dapat mendorong gerak kemajuan ekonomi Indonesia para investor dapat memetik berkah keuntungan dari bagi hasil profit usaha UKM tersebut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here