Peran Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Seatu Negara

0
380

Tabungan dan Investasi adalah hal yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari, namun apa peran investasi dalam pertumbuhan ekonomi seatu negara?

Definisi didalam teori ekonomi investasi merupakan pembelian modal atau barang yang tidak dikonsumsi, tapi digunakan untuk kegiatan produksi sehingga menghasilkan barang atau jasa di masa yang akan datang

Beberapa pakar dan ahli ekonomi memiliki pandangan bahwa pembentukan investasi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi dalam seatu negara

Ketika pengusaha baik kelompok atau individu dan pemerintah melakukan investasi, maka ada sejumlah modal yang dikeluarkan dan ditanam, atau ada sejumlah pembelian barang yang tidak dikonsumsi, tetapi digunakan untuk aktivitas produksi sehingga menghasilkan barang atau jasa di masa yang akan datang.

Pembentukan investasi dapat dilakukan jika masyarakat tidak menggunakan semua pendapatannya untuk konsumsi melainkan ada sebagian yang disisihkan untuk investasi

Investasi misalkan, investasi pembangunan pabrik, investasi bisnis baik barang atau jasa, investasi infrastruktur jalan, jembatan, atau investasi pendidikan di sekolah dan universitas. Investasi yang dikeluarkan ini secara langsung dapat menyerap tenaga kerja juga mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan masyarakat yang akhirnya akan memperbesar pengeluaran masyarakat yang menjadi indikator pertumbuhan ekonomi atau kesejahteraan masyarakat dan dalam jangka panjang investasi ini memberikan nilai tambah dan manfaat dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat

Investasi dalam peralatan modal atau pembentukan modal tidak saja dapat meningkatkan faktor produksi atau pertumbuhan ekonomi, namun juga dapat memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat. Dalam hal ini, jumlah pengangguran tentunya akan turun

Seatu negara akan tumbuh berkembang dinamis apabila investasi yang dikeluarkan jauh lebih besar dari nilai penyusutan faktor-faktor produksinya. Negara yang memiliki investasi yang lebih kecil daripada penyusutan faktor produksinya akan cenderung mengalami perekonomian yang stagnasi

Stagnation merupakan seatu kondisi perekonomian dengan laju pertumbuhan yang lambat atau bahkan mencapai kondisi nol. Kondisi ini dapat menimbulkan terjadinya pengangguran dalam jumlah yang relatif besar. Kondisi lain yang sangat tidak diinginkan adalah kondisi stagnasi yang diikuti dengan adanya inflasi yang tinggi pula, sehingga perekonomian negara menjadi Stagflasi

Di negara berkembang atau terbelakang dengan tingkat penduduk yang besar, umumnya memiliki rasio investasi terhadap jumlah penduduk relatif kecil. Sehingga, negara tersebut kerap mengundang investasi asing untuk masuk dalam negaranya. Investasi asing ini tidaklah selalu memberikan keuntungan terhadap negara, terutama dalam jangka panjang

Dalam jangka pendek atau menengah, investasi asing sangat menguntungkan dalam pertumbuhan ekonomi. Investasi ini, dalam jangka pendek dapat mempengaruhi kesejahteraan ekonomi seatu bangsa. Investasi asing ini dapat memberi manfaat ekonomi dan memenuhi segala yang diperlukan oleh penduduknya dalam jangka pendek

Namun demikian, dalam jangka panjang keuntungan tidak lagi diperoleh negara yang bersangkutan, namun investasi lebih memberikan keuntungan bagi negara yang mengeluarkan investasi

Pengaruh Investasi terhadap Makro Ekonomi seatu Negara

Dalam ekonomi makro, investasi merupakan salah satu komponen dari pendapatan nasional, Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP). Sehingga pengaruh investasi terhadap perekonomian seatu Negara dapat ditinjau dari pendapatan Nasional Negara tersebut.

GDP seatu negara yang dihitung berdasarkan pengeluaran terdiri dari empat komponen utama yaitu konsumsi dinotasikan C, investasi dinotasikan I, pembelian oleh pemerintah dinotasikan G, dan total bersih ekspor atau ekspor netto dinotasikan X-M.
Notasi X untuk ekspor dan M untuk impor
Ekspor Netto (X-M) menunjukan selisih antara nilai ekspor dan impor seatu Negara atau lebih dikenal dengan Neraca Perdagangan seatu Negara apakah Defisit atau Surplus

Bentuk persamaan aljabar dari GDP dapat ditulis sebagai berikut

Y= C + I + G + (X-M)

Y = GDP (Gross Domestic Product)

Dari persamaan diatas dapat diketahui bahwa investasi berkorelasi positif dengan GDP. Secara umum dapat dikatakan, jika investasi naik, maka GDP cenderung naik atau sebaliknya, jika investasi turun, maka GDP cenderung turun.

Investasi dipengaruhi tingkat pengembalian modal imbal hasil investasi dan tingkat suku bunga perbankan. Para pemilik modal akan berinvestasi jika tingkat imbal hasil modal investasi lebih besar dari tingkat bunga

Tingkat suku bunga yang tinggi menyebabkan investasi menjadi tidak menarik atau tidak menguntungkan. Ketika tingkat suku bunga tinggi sebagian modal digunakan untuk mencari keuntungan dari tingkat suku bunga melalui deposito atau tabungan. Tingkat suku bunga tinggi pada akhirnya akan mengurangi jumlah modal yang diinvestasikan, Jika pengeluaran investasi berkurang, maka GDP cenderung menurun

Begitu pula sebaliknya apabila tingkat suku bunga rendah, maka investasi akan menarik dan menguntungkan bagi pemilik modal untuk berinvestasi karena imbal hasil lebih tinggi dari suku bunga sehingga tingkat investasi akan naik, apabila pengeluaran investasi naik, maka GDP cenderung akan naik

Gross Domestic Product (GDP) atau Produk Domestik Bruto (PDB) dalam bahasa Indonesia, selama ini diyakini sebagai salah satu indikator penting yang mengukur “kesehatan” perekonomian sebuah negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here