Fenomena Serbuan Investor Asing Berinvestasi Jutaan Dollar ke UKM Kopi dan Kuliner di Indonesia

0
867

Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan investasi di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) naik seiring rencana penyederhanaan regulasi melalui skema omnibus law.

Tercatat hingga sekarang ada 11 aturan yang dinilai menghambat investasi di sektor usaha kecil tersebut.

“Kami harapkan kenaikan investasi bisa mencapai 60% sampai 2024,” ujar Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki.

Dia menyebut, 11 aturan yang menghambat investasi, seperti Undang-undang yang menghambat perijinan dan sertifikasi dan mendapatkan akses pembiayaan.

Padahal, banyak investor asing yang tertarik menanamkan modalnya pada UMKM, khususnya yang bergerak di bidang kuliner seperti invetasi kedai kopi.

“Saya kira banyak investasi di sektor kopi yang sudah mulai masuk mulai dari US$ 7 – 9 juta lalu bikin gerai kopi di berbagai tempat,” kata dia.

Karenanya , pemerintah masih membahas upaya menarik investasi UMKM, termasuk kemungkinan membuka penuh investasi asing.

“Ini masih ada upaya tarik menarik di kabinet apakah investasi asing mau dibuka seluruhnya ke UMKM atau dibatasi,” katanya.

Teten menyatakan, hingga hari ini sudah ada 58% penyertaan investasi masuk ke UMKM. Mayoritas investor mengincar sektor makanan minuman (food and beverage/F&B) dan menjadikan beberapa produk naik kelas.

Mengapa Investor Asing sangat tertarik berinvestasi ke Bisnis Kopi dan Kuliner Indonesia?

Faktor-faktor apa yang membuat fenomena investor asing marak berinvestasi di usaha kopi dan kuliner

Mengutip sedikit lirik sebuah lagu

“UKM yang dulu bukanlah UKM yang sekarang”

1. Dikelola oleh Wirausaha Muda Ambisius

Ya UKM saat ini bukanlah UKM seperti zaman dahulu. Saat ini mayoritas UKM dikelola oleh anak-anak generasi muda baik anak muda yang merintis usaha dari bawah maupun meneruskan usaha orang tua mereka yang telah lama berjalan.

Berbeda dengan generasi terdahulu wirausaha muda ini sangat melek teknologi, digital savy dan kreatif dalam mengelola usaha dan memanfaatkan media sosial untuk promosi.

Wirausaha muda kuliner saat ini juga kreatif dalam melakukan desain dan dekorasi tempat usaha yang nyaman, kekinian dan unik.

2. Potensi Pasar yang Besar

Potensi pasar dari jumlah penduduk Indonesia juga menjadi daya tarik investor asing untuk berinvestasi jutaan dollar ke usaha startup kopi dan kuliner.

Kebiasaan ngopi yang sudah menjadi budaya masyarakat Indonesia dan juga kebiasaan nongkrong dan wisata kuliner menjadi salah satu faktor yang menentukan kesuksesan penjualan produk usaha kopi dan kuliner di Indonesia.

3. Teknologi Digital Pemesanan Makanan

Maraknya aplikasi pengantaran makanan oleh transportasi online mampu meningkatkan omset penjualan usaha kopi dan kuliner beberapa kali lipat dibandingkan cara penjualan offline dimasa lalu.

Moncernya omset penjualan usaha kopi dan kuliner menjadi salah satu hal yang menarik investor asing untuk berinvestasi di usaha kopi dan kuliner.

4. Resiko yang Relatif Rendah

Usaha kopi dan kuliner walaupun bukanlah usaha bebas resiko namun dibandingkan jenis-jenis bidang usaha lain memiliki resiko kegagalan yang lebih rendah.

Karena bisnis kopi dan kuliner adalah salah satu kebutuhan dasar manusia disamping juga salah satu gaya hidup masyarakat saat ini.

Di era gigs teknologi dimana karyawan bisa secara online melakukan pekerjaan kantornya dimana saja. Menyelesaikan pekerjan di sebuah Coffeshop adalah seatu hal biasa dizaman internet saat ini.

Usaha kuliner pun tempat menjadi favorit untuk keluarga berkumpul atau karyawan kantor mengadakan acara bersosialisasi dan berdiskusi baik dalam hal pekerjaan maupun menghilangkan kejenuhan dari rutinitas kantor sehari-hari.

Ada investor Santara bertanya, kenapa sih penerbitn santara mayoritas dan kebanyakan adalah usaha bidang kuiliner dan kopi.?

Tentu dari poin-poin penjelasan keunggulan usaha kopi dan kuliner memiliki omset dan dam proft uang stabil. Tentu santara bisa saja listing puluhan saham dalam satu hari karena banyak emitem yang antri ingin bergabung.

Namun fokus santara saat ini memcari penerbit dengan memiliki resiko rendah seperti usaha kuliner dan kopi demi menjaga kualitas, stabilitas dan kepercayaan investor.

Mungkin dimasa depan Santara akan melisting berbagai jenis bidang usaha baik usaha konvesional maupun startup teknologi dengan berbagai proses seleksi yang ketat.

Apakah anda tertarik berinvestasi di usaha kopi dan kuliner terbaik sebelum diserbu dan diguyur jutaan dollar oleh investor asing luar negeri?

Yuk pantau terus penawaran saham disantara sebelum kehabisan diborong investor asing luar negeri yang haus akan aset berharga untuk mencari peluang investasi kopi dan kuliner yang bagus-bagus di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here