Middle income trap atau istilah yang biasa dikenal untuk negara yang terjebak dengan pendapatan menengah masih membayangi Indonesia.
Middle income trap menyebabkan negara tak kompetitif di pasar global. Daya saing rendah, sehingga secara ekonomi tidak bisa bersaing dengan negara-negara maju yang bisa menghasilkan produk dengan nilai tambah yang tinggi.
Brasil dan Afrika Selatan merupakan contoh negara yang terkena middle income trap. Sebab, sejak beberapa dasawarsa terakhir, pendapatan per kapita dua negara itu bertahan di level US$ 1.000-US$ 12.000.
Indonesia sebenarnya punya senjata tambahan guna meningkatkan pendapatan ke level tinggi, yakni bonus demografi.Tahun 2020 hingga 2040, jumlah penduduk usia produktif di Indonesia lebih besar daripada non produktif. Peluang ini bisa dioptimalkan mendongkrak perekonomian nasional.
Berdasarkan Proyeksi Penduduk 2010-2035, bonus demografi paling tinggi akan diperoleh Indonesia pada periode 2020-2024.
Pada rentang tahun itu, penduduk usia produktif di Indonesia mencapai puncak yaitu sekitar 174 juta-180 juta, terbanyak di Asia Tenggara.
Sektor UKM dan Startup Teknologi bisa menjadi andalan baru ekonomi kreatif Indonesia sekaligus penyelamat dari ancaman middle income trap.
UKM dan Startup Teknologi bisa menopang perekonomian Indonesia saat sektor manufaktur sedang lesu.
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mencatat bahwa PDB ekonomi kreatif tahun 2016 atas dasar harga berlaku mencapai Rp 922,59 triliun. Kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional sebesar 7,44%.
Adapun sektor unggulan UKM dan Startup Teknologi saat ini meliputi kuliner, fashion dan kerajinan. Sementara yang cukup potensial adalah film, musik, dan pengembangan aplikasi dan games. Nilai ekonomi kreatif tahun 2018 diperkirakan mencapai Rp 1.041 triliun dan menjadi lebih dari Rp 1.100 triliun di 2019.
Kunci kesuksesan ekonomi kreatif dari sektor UKM dan Startup Teknologi adalah mengoptimalkan generasi milenial. Pemerintah harus mengubah kebijakan pembangunan pemuda agar sesuai visi generasi milenial.
Generasi milenial sangat kreatif dan penuh harapan. Banyak sekali anak muda yang sudah menciptakan peluang wirausaha mereka sendiri, menjadi influencer, dan berbagi ide kreatif dengan masyarakat Indonesia.
Generasi milenial adalah generasi digital. Berbagai kebijakan pemerintah untuk pengembangan sumber daya manusia Indonesia baik pendidikan dan pelatihan kewirausahaan seharusnya memperhatikan aspek digital.
Kemajuan UKM dan Startup Teknologi menjadi hal yang penting untuk Indonesia keluar dari middle income trap dan bersaing secara global. Penetrasi, adaptasi dan penguasaan teknologi menjadi faktor penunjang sumber daya manusia yang perlu diperhatikan terutama di era digital.





